Penerapan Kode Etik Jurnalistik pada Pemberitaan Pilgub Jatim di Harian Jawa Pos Edisi 1-28 Februari 2018

Authors

  • Rohmat Darmawan Dinas Perhubungan Pemerintah Kota Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.37826/spektrum.v6i2.40

Keywords:

Pilkada, Pilgub Jatim, Jawa Pos, Kode Etik Jurnalistik, Dewan Pers

Abstract

Penelitian ini berfokus pada “Penerapan Kode Etik Jurnalistik pada Pemberitaan Pilgub Jatim di Harian Jawa Pos Edisi 1- 28 Februari 2018.” Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mendeskripsikan penerapan Kode Etik Jurnalistik di harian Jawa Pos. Serta untuk mengetahui kesesuaian pemberitaan pilgub Jatim di harian Jawa Pos dengan kode etik jurnalistik yang sudah terlampir dalam SK Dewan Pers No. 03/SK-DP/III/2006.  Setiap berita yang ditayangkan sudah seharusnya netral dan berimbang. Terlebih lagi di Jatim saat pemilihan gubernur ada dua pasangan calon. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi. Ada tiga konsep yang tercakup di dalam analisis isi. Pertama, analisis ini bersifat sistematis. Hal ini berarti isi yang akan dianalisis dipilih menurut aturan-aturan yang ditetapkan secara implisit, misalnya; cara penentuan sampel. Kedua, analisis isi bersifat obyektif. Ketiga, analisis isi bersifat kuantitatif. Ada lima tujuan analisis isi, yaitu; (Eriyanto,2011 : 32-42) Pertama, menggambarkan karakteristik dari pesan. Kedua, menggambarkan secara detail isi (content). Ketiga, melihat pesan pada khalayak yang berbeda. Keempat, melihat pesan dari komunikator yang berbeda. Kelima, menarik kesimpulan penyebab dari suatu pesan analisis isi tak pernah dijadikan dasar untuk membuat pernyataan tentang efek isi kepada audience. Peneliti juga menganalisis setiap elemen teks yang diproduksi penulis berita. Pada pemberitaan Pilgub Jatim di harian Jawa Pos, terkadang dimasukkan ke dalam rubrik Politika. Tergantung dari skala keterpengaruhan berita saat itu. Jika berdampak pada masyarakat se Indonesia maka dimuat dalam rubrik politika nasional. Setelah di analisa, pemberitaan pilgub jatim di harian Jawa Pos ditemukan baik pada rubrik Politika maupun halaman utama ada sejumlah edisi melanggar Kode Etik Jurnalistik, khususnya pasal 1,2 dan 8.  Jawa Pos menjadikan Pemberitaan Pilgub Jatim sebagai media edukasi masyarakat dalam kontestasi politik di Jawa Timur. Sehingga diharuskan untuk bisa netral dan sesuai dengan perturan kode etik jurnalistik yang ditentukan dewan pers. Pasal 1 Wartawan Indonesia bersikap independen, menghasilkan berita yang akurat, berimbang, dan tidak beritikad buruk.

 

 

References

Charles R. Wright, Severin. 2001. Mass Communication Theories 5th. New York : Mc. Graw Hill
Darma, Yoce A. 2009. Analisis Wacana Kritis. Bandung: Yrama Widya.
Dewan Pers. 2006. Kode Etik Jurnalis Indonesia. Jakarta: Dewan Pers
Eriyanto. 2002. Analisis Framing, Konstruksi, Ideologi, dan Politik Media. Yogyakarta: LKiS.
Kuswarno, Engkus. 2013. Metodologi Penelitian Komunikasi Fenomenologi, Konsepsi Pedoman dan Contoh Penelitian. Bandung: Widya Pajajaran.
Mulyana, Deddy. 2008 . Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Moerdijati, Sri. 2012. Buku Ajar Pengantar Ilmu Komunikasi. Surabaya: Revka Petra Media
Rakhmat, Djalaludin. 2007. Metode Penelitian Komunikasi. Bandung : Remaja Rosdakarya.
Rusadi, Udi. 2015. Buku kajian media Isu Ideologis dalam Perspektif, Teori, dan Metode . Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Sobur, Alex. 2013 . Filsafat Komunikasi Tradisi dan Komunikasi Fenomenologi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sugiyono. 2012. Metodologi Penelitian Pendidikan. Bandung : Alfabeta
Sugiyono. 2006. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta.
Van Dijk, T.A. 1988. News as Discourse. Hillsdale: Lawrence Erlabaum Associates.
Van Dijk, T.A. (Eds.). 1997. Discourse as Structure and Process: Discourse Studies, a Multidisciplinary Introduction. London: Sage Publications.

SURAT KABAR
Jawa Pos edisi 1 – 28 Pebruari 2018

Downloads

Published

2018-12-28

How to Cite

Rohmat Darmawan. (2018). Penerapan Kode Etik Jurnalistik pada Pemberitaan Pilgub Jatim di Harian Jawa Pos Edisi 1-28 Februari 2018. Jurnal Spektrum Komunikasi, 6(2), 20–27. https://doi.org/10.37826/spektrum.v6i2.40