Komunikasi Self-Disclosure Pasangan Pacaran Jarak Jauh dalam Memelihara Hubungan Serius Menuju Pernikahan pada Dewasa Awal di Surabaya
DOI:
https://doi.org/10.37826/digicom.v4i2.797Kata Kunci:
Self Disclosure, Pasangan Jarak Jauh, Pemeliharaan Hubungan, Dewasa AwalAbstrak
Dalam fase kehidupan, seseorang pasti mengalami fase dewasa. Hubungan pacaran yang dijalani oleh dewasa awal mengarah kepada jenjang pernikahan. Self-Disclosure berpengaruh pada kelangsungan hubungan romantis yang dijalin oleh keduanya agar berjalan dengan baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana Self Disclosure pasangan pacaran jarak jauh dalam memelihara hubungan serius menuju pernikahan pada dewasa awal di Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode deksriptif dengan menggunakan teknik purposive sampling. Subjek dalam penelitian ini adalah dewasa awal yang mengalami hubungan pacaran jarak jauh sebanyak 6 orang. Hasil penelitian diperoleh berdasarkan lima dimensi Self Disclosure semua informan memiliki jawaban yang beragam dan pengelolaan sendiri dalam memelihara hubunganya. Seluruh informan sudah melakukan keterbukaan diri kepada pasanganya sehingga mampu memelihara hubunganya. Meskipun terdapat informan yang tidak terbuka seutuhnya. Dalam penelitian ini penggunaan media komunikasi yang digunakan adalah media whatsapp. Terdapat hambatan yang mereka alami yaitu gangguan sinyal di salah satu tempat pasanganya.
Referensi
Budyatna, M., & Ganiem, L. M. (2011). Teori Komunikasi Antarpribadi.
Decyana Ristiani, Hedi Pudjosntosa, A. N. (2021). Pemeliharaan Hubungan Berpacaran Long Distance Relationship Sampai Ke Jenjang Pernikahan: Studi Pengalaman Menjalani Hubungan Berpacaran Dengan Seorang Pelaut Kapal Kargo Decyana. 9 no.03, 1–16.
DeVito, J. A. (2011). Komunikasi Antar Manusia Edisi Kelima. Kharisma
.
Hurlock, E. B. (1980). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Gramedia
Iriantara, Y. (2017). Komunikasi antarpribadi buku materi pokok modul 1-9. universitas terbuka.
Ngalimun. (2020). Koumikasi Antarpribadi. Parama Ilmu Yogyakarta.
Persentase pengguna internet yang menggunakan setiap platform media sosial 2022. (n.d.). https://andi.link/hootsuite-we-are-social-indonesian-digital-report-2022/
Pratiwi, N. M. A. Y., & Lestari, M. D. (2017). Perbedaan Kualitas Komunikasi Antara Individu Dewasa Awal Yang Berpacaran Jarak Jauh Dan Jarak Dekat Di Denpasar. Jurnal Psikologi Udayana, 4(1), 130–138. https://doi.org/10.24843/jpu.2017.v04.i01.p14
Putri, A. F. (2018). Pentingnya Orang Dewasa Awal Menyelesaikan Tugas Perkembangannya. SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling, 3(2), 35. https://doi.org/10.23916/08430011
Setiawan, A. (2019). Keterbukaan Diri dan Kemampuan Pemecahan Masalah. Jurnal Psikologi, 6(1), 68–80.
Sugiyono. (2014). Memahami Penelitian Kualitatif. Alfabeta.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 DIGICOM : Jurnal Komunikasi dan Media

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


.jpg)

