Literasi Digital dalam Penerimaan Berita Hoaks Tentang Lowongan Pekerjaan Melalui Telegram
DOI:
https://doi.org/10.37826/digicom.v4i3.822Kata Kunci:
Telegram, Lowongan Pekerjaan, Hoaks, Media Digital, Literasi DigitalAbstrak
Warga memerlukan informasi mengenai lowongan pekerjaan supaya dapat memperoleh pekerjaan dengan mudah. Saat sebelum berkembangnya inovasi, informasi lowongan kerja yang diberikan kepada warga biasanya cuma melalui media cetak. Tetapi seiring berkembangnya teknologi yang sangat pesat, mempermudah penyebaran data menimpa lowongan pekerjaan. Salah satu media digital yang digunakan untuk mencari informasi mengenai lowongan pekerjaan adalah telegram. Di dalam telegram masih banyak informasi-informasi yang bersifat salah dan tidak benar adanya. Penyebaran informasi yang salah dalam menimbulkan informasi yang bersifat hoaks. Didalam banyaknya informasi mengenai lowongan pekerjaan yang beredar di telegram. Penulis menemukan 3 faktor, disinformasi, misinformasi dan malinformasi. para narasumber merasa bahwa istilah-istilah tersebut masih terlalu teknis dan rumit jika hendak digunakan untuk masyarakat luas, yang tingkat pemahaman dan literasinya masih rendah. Pemahaman masyarakat terhadap penyebaran informasi di media telegram belum cukup baik dan kurang bersifat kritis. Namun beberapa masyaraka telah mengetahui pentingnya literasi digital untuk menyaring informasi dengan baik dan tidak mudah terprovokasi dengan berita yang beredar.
Referensi
Agus, Hardjana M. (2003). Komunikasi Intrapersonal & Komunikasi Interpersonal. Yogyakarta : Kanisius
Asril Sitompul. (2004), “Hukum Internet Pengenalan Mengenai Masalah Hukum di Cyberspace”. Bandung : Citra Aditya Bakti, hal. 71
Bima, Gusti Agung Putra. (2016) Pengaruh intranet terhadap peningkatan Kinerja Karyawan pada PT. Pertamina Reinery Unit II Dumai, Volume 3, Nomor 1 tahun 2016, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu politik Universitas Riau.
Cangara, Harfied. (2002). Pengantar Ilmu Komunikasi, PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta.
Creswell, John W. (2012). Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Durianto, dkk. (2003). Invasi Pasar dengan Iklan Yang Efektif. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama
Effendy, Onong Uchyana. (2004). Ilmu Komunikasi Teori Dan Praktek. Bandung: Rosda Karya.
Fritz, Katherine. (2008). Phenomenology & Ethnography Class Session 5 Qualitative Data Analysis. Analysis.
Genzuk. Michel. (2005). a Synthesis of Ethnographic Research, 1–11
Gunawan, Agustin dkk. (2008), “7 Langkah Literasi Informasi: Knowlarge Managament”, Jakarta: Universitas Atma Jaya, hal 14
Handoko, Hani. (2003). Manajemen Personalia Dan Sumber Daya Manusia. Cetakan kelimabelas Edisi II. Yogyakrta: BPPE
Hardjana, andre. 2000, Audit Komunikasi Teori dan Praktek. Jakarta: Grasindo
Hasan, M., & Suprihatin, S. (2020). Motif Pengguna Facebook Mengunggah Keluhan Tentang Pelayanan Publik. Pawitra Komunika: Jurnal Komunikasi Dan Sosial Humaniora.
Hasugian, Jonner, ”Urgensi literasi informasi dalam kurikulum Berbasis Komtensi di Perguruan Tinggi”, Jurnal Studi Perpustakaan dan Informasi, Vol. 4, No 2, (2008), hal 5
Joshua Sitompul, “Cyberspace Cybercrime Cyberlaw Tinjauan Aspek Hukum Pidana”, (Jakarta: Tatanusa, 2012), hal. 32.
Juditha, Cristiany. (2018), “Interaksi komunikasi Hoaks di Media Sosial serta Antisipasinya”, Jurnal Pekommas, Vol, 3. No. 1, hal. 31.
Juju, dan Feri Sulianta. (2010). Branding Promotion With Social Network. Jakarta. PT.Elex Media Komputindo.
Junika, Aprina. (2016). Efektivitas komunikasi Akun Twitter @info Pku Sebagai Media Informasi Online di Pekanbaru, Jurusan ilmu Komunikasi Universitas Riau.
Kriyantono,Rachmat, (2008). Teknik Praktis Riset Komunikasi, Kencana Prenada Media group.
Liao Ai Lien, dkk. (2010). “Literasi Informasi: Tujuh Langkah Knowladge Management” . Jakarta: Universitas Atma Jaya, hal 4
Muhajang, Pangestika. (2018). “Pengaruh Literasi Informasi Terhadap Efektivitas Belajar Siswa,” Jurnal Ilmiah Pendidikan,Vol. 2, No. 2, hal. 18.
Mulyono, Dimo. (2020), “Literasi Informasi pengembangan Pendidikan Masyarakat”. Jurnal COMM—EDU, Vol 3, No 1, hal 4.
Nasrullah, Rulli. (2015). Media Sosial Perspektif Komunikasi, Budaya dan Sositeknologi, Bandung :Simbiosa Rekatama Media
Nurjanah, E., Rusmana, A., & Yanto, A. (2017). Hubungan literasi digital dengan kualitas penggunaan e-resources.Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi Dan Kearsipan,3(2), 117-140
Nurrohim, Hassan dan Anatan, Lia. (2009). Efektivitas Komunikasi dalam Organisasi. Jurnal Manajemen, Volume.7, No.4.
Owusu, Edwar K. (2003). “Debating Definitions Of Information Literacy: Enough is Enough“ Journal Emeral Dinsight, Vol 54, No 6, hal 2.
Rahmad, Jalaludin,1997. Metode Penelitian Komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Rahmadani, Ghina Dhina. (2016). Efektivitas Komunikasi Media Online Google Classrom dalam Menunjang Proses belajar Mengajar di Teknik Sipil Universitas Riau, Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 4, Nomor 1 Tahun 2016, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Riau.
Robbins, Stephen P. (2006). Perilaku Organisasi, PT Indeks, Kelompok Gramedia, Jakarta.
Rinawati, Harsuko dan Afiyanto, Agus Nur. (2014). Efektivitas komunikasi Sebagai Mediator Terhadap Kinerja SDM Oalam Organisasi di Sektor Perikanan dan Kelautan, Edisi September 2014, Jurusan Sosial Ekonomi Perikanan dan Kelautan, Universitas Brawijaya.
Ruslan, Rosadi, (2004). Metode Penelitian Public relation dan Komunikasi. Jakarta : Raja Grafindo Persada
Sedarmayanti. (2001). Sumber Daya Manusia dan Produktivitas Kerja. Mandar Maju, Bandung.
Septiyantono, Tri. (2017). ”Literasi Informasi”. Tanggerang Selatan: Universitas Terbuka, hal. 20.
Sudjana. (2003). Teknik Sampling. Jakarta :Gramedia Sugiyono, 2007. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suprapti, B. A, et al. (2010). EthnographyArchitecture in Kampong Kauman Semarang: A Comprehension of Cultural Toward Space. American Journal of Engineering and Applied Sciences, 3(3), 576–587.
Syaibani, et al. (2001). New Media Teori dan Aplikasi. Karanganyar :Lindu Pustaka
Taniredja, Tukiran dan Hidayat Mustafidah, (2012). Penelitian Kuantitatif, Bandung : Alfabeta.
Tynecelia, Vici Santa. (2015). Efektivitas House Journal The Mall ska With Style Sebagai Media Promosi Pada Mall Ska Pekanbaru, Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 2, Nomor 2 tahun 2015, Fakultas Ilmu Sosial dan politik Universitas Riau
UNESCO. (2005). Devoloment of Information Literacy : Thourgh School Libraries in South-East Asia Countries, Bangkok: UNESCO, hal 1
Wardle, C., & Derakhshan, H. (2017). Information disorder: Toward an interdisciplinary framework for research and policy making. Council of Europe report, 27, 1-107.
Witro, Rasidin Dodi. (2020). “Peran Pemerintah dalam Mencegah Penyebaran Hoaks”. Jurnal Media dan Komunikasi, Vol. 3 No. 2, hal.131
Zulfikar. (2014) Efektivitas Media Informasi TMC POLRESTA Bandung dalam Memenuhi Kebutuhan Informasi Lalu Lintas Masyarakat di Kota Bandung. Program Study Public Relation, Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung)
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 DIGICOM : Jurnal Komunikasi dan Media

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


.jpg)

