Pengaruh Program Stand Up Comedy Indonesia Kompas TV terhadap Perilaku Komika di Komunitas Stand Up Indo Surabaya
DOI:
https://doi.org/10.37826/spektrum.v6i1.48Kata Kunci:
Program Hiburan, Stand Up Comedy, Efek Media, Kompas TVAbstrak
Banyaknya program hiburan televise swasta di Indonesia membuat persaingan antar televisi semakin ketat. Kompas TV sebagai salah satu televisi swasta muncul dengan memberikan gebrakan baru program komedi yang dikemas berbentuk kompetisi yaitu Stand Up Comedy Indonesia. Dengan eksistensinya yang sudah berjalan selama 8 sesi, Stand Up Comedy Indonesia masih menjadi yang digemari oleh masyarakat Indonesia terbukti dari antusias dan minat masyarakat dalam mengikuti audisi. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Bagaimana pengaruh program Stand Up Comedy Indonesia terhadap perilaku komik di komunitas StandUpIndo_SBY”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh program Stand Up Comedy Indonesia terhadap perilaku komik di komunitas StandUpIndo_SBY . Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner online kepada komika di komunitas StandUpIndo_SBY. Metode analisis yang digunakan adalah “Regresi Linear Sederhana” untuk mengetahui kuat rendahnya hubungan pengaruh antara suatu program acara televisi dengan audiensi sebagai konsumen media massa. Berdasarkan hasil penelitian terdapat pengaruh yang siginifikan antara program Stand Up Comedy Indonesia terhadap perilaku komik di komunitas StandUpIndo_SBY. Hal tersebut dapat ditunjukkan adanya pengaruh terhadap pengetahuan/kognitif sebesar 69,6 % ; pengaruh terhadap sikap/afektif sebesar 76,5 % dan pengaruh terhadap perilaku/sikap sebesar 61,2%. Dengan demikian, program Stand Up Comedy Indonesia mampu meningkatkan perilaku komika di komunitas StandUpIndo_SBY.
Referensi
Azwar, Saifuddin (2011). Sikap Manusia Teori dan Pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Bungin, Burhan (2009). Sosiologi Komunikasi Teori, Paradigma, dan Diskursus Teknologi Komunikasi di Masyarakat. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Baran, Stanley J & Dennis, K. Davis (2010). Teori Komunikasi Massa Dasar, Pergolakan, dan Masa Depan Edisi 5. Jakarta: Salemba Humanika.
Cangara, Hafied, M.Sc (2015). Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Darmawan, Deni, S.Pd., M.Si (2013). Metodologi Penelitian Kuantitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Drs. Daryanto & Dr. Mulyo Rahardjo, ST. M.Pd (2016). Teori Komunikasi. Yogyakarta: Penerbit Gava Media.
Effendy, Onong Uchjana, M.A (2009). Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Hurlock, B.E (2007). Psikologi Perkembangan Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga.
Kriyantono, Rachmat (2003). Teknik Praktis Riset Komunikasi. Jakarta: Midas Surya Grafindo.
Latief, Rusman & Yusiatie Utud (2015). Siaran Televisi Non-Drama, Kreatif, Produksi, Public Relations dan Iklan. Jakarta: Prenada Media Group.
M. Mufid (2005). Komunikasi dan Regulasi Penyiaran. Jakarta: Kencana
Morissan (2008). Manajemen Media Penyiaran: Strategi Mengelola Radio & Televisi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Severin, Werner J. & James W. Tankard, Jt. (2005). Teori Komunikasi: Sejarah, Metode & Terapan di Dalam Media Massa, Edisi Kelima. Jakarta: Prenada Media.
Sugiyono (2010). Metodologi Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Unde, Andi Alimuddin, M.Si (2014). Televisi & Masyarakat Pluralistik. Jakarta: Prenada Media Group.
Rivers, William L. (2003). Media Massa dan Masyarakat Modern. Jakarta: Prenada Media.














